Random Part of Short Story- 7 hari dalam Seminggu

...
Setelah aku dan Kendra yang menyempatan waktu dalam sisa senja bersama, segelas teh itu menjadi saksi perpisahan kita. Waktu yang memaksa berpisah membuatku jauh melangkah. Ah, perasaan apa ini? aku seperti berada diantara lelah dan lega yang merasuk begitu saja sesaat mengucapkan selamat tinggal padanya.

Di sepanjang perjalananku menaiki bus yang melintasi kota Jakarta itu, langitnya tampak kelabu seperti mewakili isi hati, pikirku.
Tapi lagi-lagi perasaan tak enak yang semu ini pasti akan berlalu, berlalu hingga ia pun tak tahu bagaimana rasanya melupakan seorang Kendra yang matanya selalu membuatku terpana.

Hampir setiap malam setelah perpisahan itu, Kendra hadir tak hanya dalam benakku, namun melulu menghadirkan perasaan kacau, indah yang membuat pilu.
Tampak merana jika ia tahu, yang se-per-tiga-malamku hanya dipenuhi oleh rindu
Namun, tak jua aku berpindah dari sujud-ku yang kian lama berdoa pada Tuhan yang entah bagaimana telah mempertemukan kita dalam dunia-Nya.

Seperti itulah aku; yang sebisa mungkin mengarungi badai dalam benak yang kian meronta untuk segera bertemu.
Diantara aku dan Kendra terhampar luas tahun-tahun mengelilingi kita, tapi sungguh sayang tak satupun diantara Kendra dan aku yang berniat menyebranginya.







Comments

Popular posts from this blog

Villain - Omar Kadir (feat. Joey Djia)

Sehari

Oct, 8th